Jumat, 14 Mei 2010

Perawatan Wajah untuk Si Kulit Gelap

Setiap perempuan memiliki warna kulit dan kondisi kulit yang berbeda. Karena itu, perawatan yang dilakukan juga jadi berbeda. Kulit perempuan di Indonesia bagian timur tentu akan berbeda dengan perempuan yang tinggal di bagian barat Indonesia.

Perempuan yang tinggal di Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua, cenderung memiliki kulit berwarna sawo matang dan cenderung hitam. Hal ini disebabkan oleh faktor alam (cuaca), jenis kulit, pola makan, dan faktor genetik.

"Mereka yang tinggal di Indonesia bagian timur rata-rata memiliki pigmen kulit yang pekat dan cenderung berminyak karena kegiatan kelenjar minyak yang aktif,'' ujar Dr Iswari Tranggono, ahli kosmetologi dan dermatolog dari Ristra saat memaparkan tentang "Cosmeceutical for Ethnic Skin in The Tropic" untuk mahasiswa kedokteran University of Science and Technology Sudan yang berkunjung ke Grand House Ristra, Radio Dalam, Rabu (17/2/2010).

Perempuan dengan kondisi kulit gelap sebenarnya tidak terlalu rentan terhadap serangan sinar matahari. Misalnya, terserang flek atau menjadi kemerahan. Namun, kalau tidak dilakukan perawatan, tetap saja kulit jadi lebih berminyak dan terlihat kusam.

Untuk itu, perlu dilakukan perawatan khusus untuk mereka yang memiliki jenis kulit yang cenderung gelap.

1. Cuci muka minimal dua kali sehari. Gunakan sabun pembersih muka dengan pH balance (pH 7, RED).

2. Kalau kulit terasa sangat berminyak, gunakan sabun pencuci muka untuk wajah berminyak dan sapukan toner setelahnya.

3. Gunakan sunblock SPF 15 saat beraktivitas di luar ruangan. Meskipun kulit Anda berwarna hitam, bukan tidak mungkin kulit Anda bisa terbakar, sebab matahari di Indonesia bagian timur cenderung lebih terik dibandingkan Indonesia bagian barat.

4. Gunakan scrub wajah seminggu sekali untuk mengangkat timbunan lemak pada kulit yang menyebabkan kulit jadi kusam.

5. Jangan menggunakan krim dengan efek pemutih, tapi yang mengandung formula untuk mencerahkan kulit.

6. Kulit berwarna hitam memiliki kekenyalan yang tinggi karena kelenjar minyak yang aktif, namun seringkali terserang jerawat. Salah satu penyebabnya karena menggunakan kosmetik yang menyebabkan wajah jadi tambah berminyak. Untuk kulit jenis hitam, gunakan krim wajah water based yang tidak berminyak, dan cepat meresap di kulit.

7. Gunakan masker wajah green tea seminggu sekali untuk memberikan efek pendinginan pada wajah, dan mencegah penuaan dini.

8. Minum air putih minimal 8 gelas sehari untuk menghindari kehilangan cairan dalam tubuh yang membuat kulit mudah mengalami penuaan dini.

Tak Cuma Musik Klasik yang Menstimulasi Otak Bayi

Memasuki bulan ke-5 kehamilan, indera pendengaran janin sudah semakin baik, sehingga dapat merespons suara dari luar. Saat inilah para calon ibu disarankan untuk mulai memperdengarkan musik untuk janinnya. Dengan mendengarkan musik, keterampilan motorik dan kognitif janin menjadi lebih baik karena musik menjadi stimulasi bagi perkembangan jumlah sel dan percabangan sel-sel otak ketika sang bayi lahir. Selain itu, mendengarkan musik juga menjadi sarana peredam stres bagi sang calon ibu, sekaligus untuk melakukan bonding dengan sang janin.

Jenis musik yang biasanya disarankan untuk ibu dan janinnya adalah musik klasik, terutama Mozart. Masalahnya, bagaimana bila sang ibu tidak menyukai (atau tidak mampu menikmati) musik klasik? Maklum, musik klasik seringkali disebut-sebut sebagai musik yang rumit. "Ada saja lho, pasien yang datang ke saya dan mengeluh karena merasa tidak suka musik klasik," ujar dr Soedjatmiko, SpA(K), MSi, dalam Sleep Symposium yang diadakan oleh Pampers Active Baby di Gran Melia, Jakarta, Jumat (20/11).

Padahal, musik klasik bukan satu-satunya jenis musik yang dapat menstimulasi perkembangan sel-sel otak. Menurut dokter spesialis anak dari EKA Hospital BSD City ini, yang lebih penting adalah memilih musik yang dapat membuat sang ibu happy, sehingga dapat menembus neurotransmitter.

Neurotransmitter adalah zat yang dapat mengaktifkan sinaps (hubungan antarsel otak), dimana semakin banyak sinaps berarti semakin kompleks kemampuan otak. Neurostransmitter hanyalah satu di antara beberapa hal yang menandai kualitas otak. Hal lainnya adalah banyaknya sel otak, percabangan sel otak, dan mielinisasi (mielin adalah selubung yang berperan pada kecepatan hantaran antarsel syaraf).

Karena itu, teruslah mendengarkan musik yang Anda sukai sejak sebelum hamil. Entah itu musik pop, R&B, lagu-lagu daerah, gamelan, dan lain sebagainya. Tak hanya mampu menstimulasi sel-sel sotak sang janin, musik yang Anda dengarkan pun bisa membuatnya ikut happy.

Ragam Stimulasi Gerak Biar Anak Cerdas

Banyak bergerak, selain membuat anak aktif, juga dapat mengembangkan seluruh aspek kecerdasannya. Di sisi lain, perkembangan kinestetik akan memperkuat kesadaran sensori yang dimulai pada sistem saraf dan berujung pada sendi dan otot.

Stimulasi kinestetik atau gerak diberikan melalui rangsangan gerak tubuh yang kemudian akan direspon anak dengan gerakan tubuh pula. Stimulasi ini sangat bermanfaat terutama dalam menumbuhkembangkan potensi kecerdasan anak.

Menurut Drs. Bambang Sujiono, MPd., respon yang ditunjukkan oleh anak merupakan gerakan otot-otot tubuh sebagai akibat dari adanya perintah dari sel saraf pusat.

Hampir setiap respon gerakan melalui perintah otak. Kecuali gerak refleks tubuh yang merupakan gerakan spontan otot-otot tubuh tanpa adanya perintah dari otak. Itu sebabnya, bila rangsangan kinestetik diberikan kepada anak dengan melibatkan gerakan tubuh, sel-sel otaknya semakin banyak terstimulasi. Ini berarti, seluruh potensi kecerdasan yang dimiliki anak akan tumbuh dan berkembang.

Staf Pengajar di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ ini, kemudian memberikan ragam stimulasi kinestetik mulai usia 0 hingga 6 tahun.

Usia 0-1 tahun
Di usia 3-4 bulan kandungan, janin sudah menunjukkan gerakan tubuh pertamanya, yang semakin bertambah sejalan dengan pertambahan usia kehamilan. Gerakan kedua muncul saat bayi lahir, yaitu gerak refleks.

“Gerakan seperti mengisap puting susu ibu, gerak refleks tangan dan kaki, mengangkat kepala saat ditengkurapkan, dan membuka jari saat telapak tangannya disentuh, merupakan gerakan refleks yang bertujuan untuk bertahan hidup,” tutur konsultan dan stimulator potensi kecerdasan anak ini.

Ditambahkan ayah tiga anak ini, gerak refleks seharusnya distimulasi agar kemampuan awal si kecil terbentuk. Contohnya, bila gerak refleks tangan distimulasi dengan baik, dalam usia 2-3 bulan, bayi memiliki kemampuan menggenggam benda-benda yang berukuran besar.

Stimulasi yang bertahap dan berjenjang akan memberikan manfaat dalam kemampuan dan keterampilan menggenggam pada bayi. Bayi akan mampu menggenggam benda-benda yang lebih kecil hingga akhirnya bisa menggenggam sendok atau pensil warna.

Kemampuan kinestetik lain yang mesti dimiliki bayi usia 3-6 bulan adalah merayap dan merangkak. Kemampuan ini merupakan awal dari perkembangan bergerak maju, duduk, berdiri, dan berjalan. Orangtua bisa menempatkan bola warna-warni di depan bayi saat ia tengkurap. Warna-warni akan menarik bayi untuk mengambil dengan berusaha bergerak maju.

Setelah merangkak, anak akan belajar berjalan. Untuk berjalan, diperlukan kekuatan otot kaki, punggung, perut, keseimbangan tubuh, koordinasi mata-tangan-kaki, serta aspek mental, emosional, dan keberanian. Dengan banyaknya aspek yang terlibat dalam proses berdiri dan berjalan, jumlah sel otak yang terstimulasi pun bertambah banyak. Saat belajar berjalan, anak mencoba merambat dan berdiri sambil berpegangan benda-benda yang kuat.

Usia 1-2 tahun
Di usia setahun, seluruh kemampuan dan keterampilan kinestetiknya sudah terbentuk. Untuk itu, perlu diberikan pengembangan stimulasi dengan penambahan pada bentuk, media, tingkat kesulitan, dan lainnya. Cara yang mudah adalah banyak bermain bersama anak seperti berlari, melompat, melempar, menangkap, berguling, dan lain-lain.

Anak akan lebih mudah belajar melempar daripada menangkap. Agar kemampuan anak menangkap bola atau benda bertambah, rajin-rajinlah orangtua bermain lempar-tangkap bola. Dengan cara ini pula kemampuan koordinasi mata dan tangan anak akan terlatih. Bila anak sudah mampu menangkap dan melempar, tingkat kesulitannya bisa ditambah. Contohnya, menambah jarak lempar-tangkap, mengganti bola yang lebih besar dengan yang kecil, serta arah lemparan semakin cepat.

Teknik-teknik tersebut akan membantu menguatkan otot-otot lengan anak serta mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar, koordinasi mata-tangan, visual-spasial, kecepatan reaksi, dan kelenturan. Kesemuanya, menurut Bambang, merupakan respon dari sel-sel otak.

Keterampilan motorik halus dan kasar berguna untuk kemampuan menulis, menggambar, melukis, dan keterampilan tangan lainnya. Anak juga bisa dilatih mengembangkan otot kaki, misalnya menendang bola, melompat dengan dua kaki, serta menaiki anak tangga (tentu dibantu orang dewasa).

Usia 3-4 tahun
Di usia ini, keterampilan dan kemampuan anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan anak usia 1-2 tahun. Perbedaan yang nyata hanya pada kualitasnya. Anak usia 3-4 tahun berlari lebih cepat ketimbang anak usia 1-2 tahun, lemparannya lebih kencang, dan sudah mampu menangkap dengan baik.

Kemampuan motorik kasar otot kaki anak, selain berjalan dan berlari cepat, antara lain mampu melompat dengan dua kaki, memanjat tali, menendang bola dengan kaki kanan dan kiri. Untuk motorik kasar otot lengan, anak mampu melempar bola ke berbagai arah, memanjat tali dengan tangan, mendorong kursi, dan lainnya.

Kemampuan yang melibatkan motorik halus untuk koordinasi mata-tangan, yaitu mampu memantul-mantulkan bola beberapa kali, menangkap bola dengan diameter lebih kecil, melambungkan balon, keterampilan coretan semakin baik.

Agar kemampuan dan keterampilan motorik halus serta kasar kian berkembang, anak bisa diberikan stimulasi kinestetik. Ia mencontohkan beberapa hal seperti berjalan atau berlari zigzag, berjalan dan berlari mundur untuk mengembangkan otak kanan, melompat dengan dua kaki ke berbagai arah, menendang bola dengan kaki kanan atau kiri ke berbagai arah, melempar bola ke berbagai arah dengan bola sedang sampai kecil, melempar bola ke sasaran seperti huruf, angka, atau gambar, menangkap bola dari berbagai arah, bermain bulutangkis, mencoret-coret berbagai bentuk geometri untuk mengembangkan otak kiri dan kanan, serta menggerakkan kedua tangan dan kaki dengan memukul drum mainan.

Usia 5-6 tahun
Pada usia 5-6 tahun, hampir seluruh gerak kinestetiknya dapat dilakukan dengan efisien dan efektif. Gerakannya pun sudah terkoordinasi dengan baik. Namun, seperti diungkapkan Bambang, anak kelompok usia ini lebih menyukai permainan yang tidak banyak melibatkan motorik kasar. Mereka lebih menyukai permainan yang menggunakan kemampuan berpikir seperti bermain puzzle, balok, bongkar pasang mobil, serta mulai tertarik pada games di komputer maupun play station.

Musik Klasik Tak Bikin Anak Cerdas?

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Riset terbaru menyatakan, tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung apa yang disebut "Efek Mozart, yang menghubungkan musik klasik Mozart dengan kemampuan kognitif.

Seperti dilaporkan HealthDay News, suatu penelitian telah memperdebatkan sekaligus mematahkan hasil riset terdahulu yang memperlihatkan hubungan antara mendengarkan musik Mozart dengan peningkatan kemampuan otak.

Hasil studi pada 1993 yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa mendengarkan musik Mozart akan meningkatkan kemampuan kognitif. Alhasil, riset ini kemudian memicu para orang tua untuk memperkenalkan bayi dan anak kecilnya pada musik klasik, dan pengusaha berlomba menjualnya ke berbagai sekolah, pusat perawatan siang-hari dan orang-tua.

Namun sekarang, kajian terbaru para ilmuwan Austria tidak menemukan bukti signifikan bahwa mendengarkan musik Mozart  memberi pengaruh pada kemampuan kognitif seseorang.

Dalam studi paling mutakhir itu, para peneliti di University of Vienna mengkaji lebih dari 40 studi dan penelitian yang tak disiarkan yang meliputi lebih dari 3.000 subjek. Kesimpulan mereka adalah tidak riset ada yang mendukung pendapat bahwa musik Mozart meningkatkan kemampuan otak anak.

Secara khusus, temuan tersebut membantah mitos mengenai dampak peningkatan kemampuan otak di antara pendengar musik Mozart.  Para peneliti melaporkan bahwa mereka tak dapat mengkonfirmasi dampak menguntungkan dari mendengarkan musik Mozart.

"Saya menyarankan mendengarkan musik Mozart kepada setiap orang, tapi ini tak memenuhi harapan akan peningkatan kemampuan kognitif," kata penulis studi tersebut Jakob Pietschnig, ahli ilmu jiwa di University of Vienna.

Bayi Prematur Lebih Peka Rasa Sakit

Kompas.com - Bayi prematur lebih sensitif pada rasa sakit sehingga mereka merasa sakit lebih akut dibanding pada bayi yang lahir normal. Para ahli menduga hal ini disebabkan karena perawatan invasif yang mereka terima di rumah sakit.

Pemberian makanan lewat selang, suntikan dan tes darah yang harus dijalani bayi prematur membuat mereka lebih sensitif pada rasa sakit. Untuk itu para ahli menyarankan bayi-bayi yang berada di ruang perawatan intensif mendapatkan obat pereda nyeri yang lebih baik.

Sejumlah peneliti dari University College London membuat riset untuk memonitor aktivitas otak bayi-bayi prematur yang sudah dirawat selama 40 hari ketika mereka menjalani tes darah rutin.

Pengukuran aktivitas otak menggunakan electroencephalogram (EEG) menunjukkan bayi prematur memiliki aktivitas otak lebih kuat dibanding bayi yang sehat pada usia yang sama ketika mereka harus disuntik dan diambil darah. Dengan kata lain, bayi yang lahir prematur lebih sensitif pada rasa sakit.

Ketika kedua kelompok bayi mendapat sentuhan lembut di bagian kaki, keduanya menunjukkan aktivitas otak yang sama. Hal itu menunjukkan sensitivitas bayi prematur lebih pada rasa sakit dibanding pada sentuhan biasa.

"Hasil studi kami menunjukkan kelahiran prematur dan perawatan intensif di rumah sakit berpengaruh pada proses otak dalam merasakan sakit atau nyeri," kata Dr.Rebeccah Slater, ketua peneliti.

Bayi prematur pada umumnya harus mendapat perawatan intensif dalam waktu lama, karena itu para peneliti menyarankan petugas kesehatan dan dokter memperhatikan kualitas manajemen rasa sakit. "Dokter dan perawat harus memastikan agar rasa sakit yang dialami bayi tetap minimum," kata Slater.

Senin, 03 Mei 2010

yuhuuu... ternyata benar apa kata arai di dalam buku "sang pemimpi"... "bermimpilah karena Tuhan memeluk mimpi - mimpi itu"...
dan aku telah bermimpi ingin memetik, melihat langsung bunga dandelion, dan akhirnya hari minggu kemaren aku ma temen - temen pergi ke DIENK, aku melihat, memetik langsung bunga yang slama ini ku impikan... wah... seneng banget rasanya,,, tapi sayang ga ada fotonya waktu aku memetik bunga itu... hikz... tp ga apa lah, ntar kesana lagi puo,,, hehehe

Selasa, 20 April 2010

Seberapa Pantas
seberapa pantaskah kau untuk kau tunggu
cukup indahkah dirimu untuk slalu kunantikan
mampukah kau hadir dalam setiap mimpi buruku
mampukah kita bertahan disaat kita jauh

seberapa hebat kau untuk kubanggakan
cukup tangguhkah dirimu untuk slalu kuandalkan
mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
sanggupkah kau meyakinkan disaat aku bimbang

celakanya hanya kaulah yang benar benar aku tunggu
hanya kaulah yang benar benar memahamiku
kau pergi dan hilang kemanapun kau suka

celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
diantara beri aku slalu menantimu

mungkin kini kau tlah menghilang tanpa jejak
mengubur semua indah kenangan...
tapi aku slalu menunggumu disini
bila saja kau berubah pikiran

Sabtu, 03 April 2010

cantiknya editan foto ini... mau tau caranya....?

Selasa, 30 Maret 2010

Dilema Cinta

Seberapa salahkah diriku
Hingga kau sakiti aku begitu menusukku
Inikah caramu membalas
Aku yang selalu ada saat kau terluka

Seberapa hinanya diriku
Hingga kau ludahi semua yang ku beri untukmu
Tak ada satu pun perasaan yang mampu membuatku begitu terluka

Namun ku terlanjur mencintai dirimu
Terlambat bagiku pergi darimu
Bagiku terlalu indah perasaan itu
Tak mudah untukku menjauh darimu

Telah ku coba segala cara
'Tuk bahagiakan kamu
Merebut hatimu
Namun tak semudah yang ku bayangkan
Bila kau tak inginkan ku 'tuk di sisimu

Tak pernah kurasakan sebelumnya
Menginginkan dirinya hingga ku tak kuasa
Meyakini hatiku bahwa ku mampu berlalu

Namun ku terlanjur mencintai dirimu
Terlambat bagiku pergi darimu
Bagiku terlalu indah perasaan itu
Tak mudah untukku menjauh darimu

Namun ku terlanjur mencintai dirimu
Terlambat bagiku pergi darimu
Bagiku terlalu indah perasaan itu
Tak mudah untukku menjauh darimu
You Are Not Alone
Another day has gone
I'm still all alone
How could this be
You're not here with me
You never said goodbye
Someone tell me why
Did you have to go
And leave my world so cold

Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you're far away
I am here to stay

You are not alone
I am here with you
Though we're far apart
You're always in my heart
You are not alone

All alone
Why, oh

Just the other night
I thought I heard you cry
Asking me to come
And hold you in my arms
I can hear your prayers
Your burdens I will bear
But first I need your hand
So forever can begin

Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Then something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you're far away
I am here to stay
For you are not alone
I am here with you
Though we're far apart
You're always in my heart
And you are not alone

Whisper three words and I'll come runnin'
And girl you know that I'll be there
I'll be there

You are not alone
I am here with you
Though you're far away
I am here to stay
You are not alone
I am here with you
Though we're far apart
You're always in my heart

You are not alone
For I am here with you
Though you're far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we're far apart
You're always in my heart

For you are not alone

Minggu, 21 Maret 2010

q bingung dg smua ini...
jk seorang menyatakan cinta kepada kita, bagaimanakah cranya untuk mengetahui kesungguhannya? karena pengalaman cinta yang sebelumnya sungguh menyakitkan....

Jumat, 19 Maret 2010

aq bingung... apakh ini benar adanya...?